Pengertian Buku Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA)

catatan kesehatan Ibu dan Anak, untuk memantau dan menangani sejak dini apa yang di keluhan pada ibu hamil, atau melengkapi zat gizi esensial yang harus terpenuhi agar nantinya janin selamat dalam persalinan, selain itu ibu juga dalam keadaan sehat dan terpantau status gizinya.

Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan alat untuk mendeteksi secara dini adanya gangguan atau masalah kesehatan ibu dan anak, alat komunikasi dan penyuluhan dengan informasi yang penting bagi ibu, keluarga dan masyarakat mengenai pelayanan kesehatan ibu dan anak termasuk rujukan dan paket (standar) pelayanan KIA, gizi, imunisasi dan tumbuh kembang balita. (Depkes RI dan JICA, 2015).

Bisa di simpulkan bahwa Buku KIA ini sebagai catatan kesehatan Ibu dan Anak, untuk memantau dan menangani sejak dini apa yang di  keluhan pada ibu hamil, atau melengkapi zat gizi esensial yang harus terpenuhi agar nantinya janin selamat dalam persalinan, selain itu ibu juga dalam keadaan sehat dan terpantau status gizinya.


Layanan ini bisa disebut dengan Antenatal Care (ANC). Untuk lebih memahami tentang Buku KIA ini, sebaiknya baca dengan seksama dan dimengerti. Memang sangat penting untuk kesehatan ibu selama persalinan sampai melahirkan bayi dan memantau perkembngan bayi juga. Mari simak bersama. (Contoh Buku KIA bisa download di artikel bagian bawah).



Manfaat KIA

Manfaat buku KIA secara umum adalah ibu dan anak mempunyai catatan kesehatan yang lengkap, sejak ibu hamil sampai anaknya berumur lima tahun sedangkan manfaat buku KIA khususnya ialah: untuk mencatat dan memantau kesehatan ibu dan anak, alat komunikasi dan penyuluhan yang dilengkapi dengan informasi penting bagi ibu, keluarga dan masyarakat tentang kesehatan, gizi dan (standar) KIA, alat untuk mendeteksi secara dini adanya gangguan atau masalah kesehtan ibu dan anak, catatan pelayanan gizi dan kesehtan ibu dan anak termasuk rujukannya (Depkes RI dan JICA, 2015).

Kedatangan ibu hamil sangat berpengaruh dengan kesehatan pada ibu hamil, karena ibu hamil terpantau kesehatannya dan di berikan penanganan dalam masalah pada kesehatan ibu selama kehamilan berlangsung.


Untuk ibu hamil yang masih berpikir panjang untuk melakukan kunjungan karena biaya, jika dipikir lebih panjang lagi lebih menguntungkan mengikuti pelayanan Antenatal Care secara teratur, agar kesehatan ibu terjaga dan juga kesehatan bayi terpantau dan pada akhirnya ibu dan anak sehat. Apabila melewati pelayanan ini, sama dengan Ibu hamil menghabiskan banyak biaya karena masalah pada ibu hamil selama persalinan yang sudah ibu hamil lewati, dan akhirnya pengobatan  dilakukan secara rutin. Dan lebih mahal di bandingkan biaya Antenatal Care ini. Berikut tujuan Buku KIA.



Tujuan Buku KIA

Salah satu tujuan Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) adalah meningkatkan kemandirian keluarga dalam memelihara kesehatan ibu dan anak. dalam keluarga, ibu dan anak merupakan kelompok yang paling rentan terhadap berbagai masalah kesehatan seperti kesakitan dan gangguan gizi yang sering kali berakhir dengan kecacatan atau kematian Depkes RI dan JICA, (2015). Untuk mewujudkan kemandirian keluarga dalam memelihara kesehatan ibu dan anak masa salah satu upaya program adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga melalui penggunaan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA).
Sumber foto : Pixabay.com


Isi Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)

Buku KIA sebagai materi penyuluhan dalam pelayanan antenatal berisikan materi yaitu: apa saja yang perlu dilakukan ibu hamil, bagaimana menjaga kesehatan ibu hamil, bagaimana makan yang baik selama hamil, apa saja tanda-tanda bahaya pada ibu hamil, apa saja persiapan keluarga menghadapi persalinan, apa saja yang dilakukan ibu nifas, bagaimana menjaga kesehatan ibu nifas, apa saja tanda-tanda bahaya pada ibu nifas, apa saja jenis alat kontrasepsi (Depkes, 2009).

Di Buku KIA ini memberikan pengetahuan untuk anda apa saja tanda bahaya ibu hamil, apa yang harus di hindari, untuk menjamin kesehatan ibu dan anak sehat. Sesuai dengan apa yang telah di jelaskan secara tertulis oleh Depkes Tahun 2009.



Fungsi Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) 
Kebijakan dan berbagai upaya pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi, antara lain dengan Gerakan Sayang Ibu (GSI), Strategi Making Pregnancy Safer dan pengadaan buku KIA. Buku KIA telah diperkenalkan sejak 1994 dengan bantuan Badan Kerjasama Internasional (JICA). Buku KIA diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang kesehatan ibu dan anak. Buku KIA selain sebagai catatan kesehatan ibu dan anak, alat monitor kesehatan dan alat komunikasi antara tenaga kesehatan dengan pasien (Depkes RI, 2009). Buku KIA dapat diperoleh secara gratis melalui puskesmas, rumah sakit umum, puskesmas pembantu, polindes, dokter dan bidan praktek swasta. Buku KIA berisi informasi dan materi penyuluhan tentang gizi dan kesehatan ibu dan anak. Buku KIA disimpan dirumah dan dibawa selama pemeriksaan antenatal di pelayanan kesehatan. Petugas kesehatan akan mencatatkan hasil pemeriksaan ibu dengan lengkap di buku KIA, agar ibu dan kelurga lainya mengetahui dengan pasti kesehatan ibu dan anak (Depkes RI, 2009).

Buku KIA sebagai sarana informasi pelayanan KIA. Bagi kader sebagai alat penyuluhan kesehatan serta untuk menggerakkan masyarakat agar datang dan menggunakan fasilitas kesehatan. Bagi petugas kesehatan, buku KIA dapat dipakai sebagai standar pelayanan, penyuluhan dan konseling kesehatan, sehingga pelayanan kepada ibu dan anak dapat diberikan secara menyeluruh dan berkesinambungan. Pemanfaatan buku KIA oleh petugas dalam melaksanakan pemeriksaan ibu dan anak dapat mencegah ibu hamil anemia, BBLR, angka kematian ibu dan bayi serta mencegah terjadinya balita kurang gizi (Sistarani, 2014). Pengelolaan program KIA bertujuan memantapkan dan meningkatkan jangkauan serta mutu pelayanan KIA secara efektif dan efisien. Pemantapan pelayanan KIA dewasa ini diutamakan pada kegiatan pokok sebagai berikut :  

  • Peningkatan pelayanan antenatal sesuai standar bagi seluruh ibu hamil di semua fasilitas kesehatan. 
  • Peningkatan penanganan komplikasi kebidanan dan neonatus secara adekuat dan pengamatan secara terus-menerus oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan. 
  • Peningkatan pelayanan kesehatan bagi seluruh bayi sesuai standar di semua fasilitas kesehatan. 
  • Peningkatan pelayanan kesehatan bagi seluruh anak balita sesuai standar di semua fasilitas kesehatan. 
  • Peningkatan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan kompeten diarahkan ke fasilitas kesehatan. 
  • Peningkatan pelayanan bagi seluruh ibu nifas sesuai standar di semua fasilitas kesehatan.
  • Peningkatan pelayanan bagi seluruh neonatus sesuai standar di semua fasilitas kesehatan ataupun melalui kunjungan rumah. 
  • Peningkatan deteksi dini faktor risiko dan komplikasi kebidanan dan neonatus oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat.
  • Jangan lupa ketahui usia kehamilan ibu hamil dan melakukan kunjungan sesuai dengan anjuran kunjungan K1 sampai K4. Sekian penjelasan tentang Buku KIA yang berhubungan dengan pelayanan Antenatal Care.
Disarankan untuk melakukan kunjungan pertama sampai kunjungan keempat pada layananan Antenatal (ANC). Kunjungan pertama atau K1 , Kunjungan kedua K2, dan seterusnya sampai kunjungan keempat (K4). Pikirkan keselamatan ibu hamil dan juga buah hati anda. Kapan K1 sampai K4 dilakukan? Anda bisa klik di bawah ini tentang :

Pentingnya Kunjungan Antenatal Care (ANC)


Sebelum terlambat, segera melakukan kunjungan apabila ibu hamil terlambat melakukan kunjungan dan melakukan konsultasi gizi.



Jangan lupa berkunjung ke puskesmas terdekat. Salam OTAKUMIS,
Nama

Berita Kesehatan,3,Bisnis,8,CARA,12,Chord Lagu,2,Hidup Sehat,21,Ibu Hamil,4,Informasi,22,Jualan,5,Kesehatan,23,Konten Kreator,4,Konten Seru,1,Makalah,2,Motivasi,8,Pemula YouTube,1,Pendapat,11,Penyakit,3,Teknik Game,8,Tutorial Blogging,11,
ltr
item
OTAKUMIS: Pengertian Buku Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA)
Pengertian Buku Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA)
catatan kesehatan Ibu dan Anak, untuk memantau dan menangani sejak dini apa yang di keluhan pada ibu hamil, atau melengkapi zat gizi esensial yang harus terpenuhi agar nantinya janin selamat dalam persalinan, selain itu ibu juga dalam keadaan sehat dan terpantau status gizinya.
https://1.bp.blogspot.com/-dqlSmj0hJGk/XfDgcN2PS7I/AAAAAAAAAXY/Ys1BfIFBroc3s_11BgqP57mxZIRWc5a3gCLcBGAsYHQ/s320/book-2592729_640.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-dqlSmj0hJGk/XfDgcN2PS7I/AAAAAAAAAXY/Ys1BfIFBroc3s_11BgqP57mxZIRWc5a3gCLcBGAsYHQ/s72-c/book-2592729_640.jpg
OTAKUMIS
https://www.otakumis.com/2019/12/pengertian-buku-kesehatan-ibu-dan-anak.html
https://www.otakumis.com/
https://www.otakumis.com/
https://www.otakumis.com/2019/12/pengertian-buku-kesehatan-ibu-dan-anak.html
true
1678029663612757951
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy