Laporan Kasus Osteoarthritis dan Gout

Ibu Maemunah, 53 tahun, seorang ibu rumah tangga, menderita osteoarthritis lutut. Menurut klasifikasi Kellgren & Lawrence, dia hanya menderita osteoartritis ringan (tingkat I) tetapi dia memiliki kecacatan yang lebih parah yang disebabkan oleh presentasi patella altae. Dia memiliki hiperurisemia dalam tes darahnya dan dia ingin tahu apakah rasa sakit itu berkaitan dengan kadar asam urat serumnya.

INTRODUCTION
Kasus ini dirancang bagi siswa untuk mempelajari lebih lanjut tentang Anatomi dan Fisiologi Sendi Lutut. Pada akhir sesi, siswa akan belajar bahwa sendi lutut bukan sendi engsel yang sederhana. Sendi Patello-femoral memainkan peran penting dalam osteoartritis lutut yang memiliki insiden tinggi dalam Praktek Umum, Rematologi, Neurologi, Pengobatan Fisik & Rehabilitasi dan juga di Departemen Ortopedi. Para siswa juga belajar tentang gout dan hiperurisemia, serta metabolisme purin.

SYNOPSIS
Ibu Maemunah, 53 tahun, seorang ibu rumah tangga, menderita osteoarthritis lutut. Menurut klasifikasi Kellgren & Lawrence, dia hanya menderita osteoartritis ringan (tingkat I) tetapi dia memiliki kecacatan yang lebih parah yang disebabkan oleh presentasi patella altae. Dia memiliki hiperurisemia dalam tes darahnya dan dia ingin tahu apakah rasa sakit itu berkaitan dengan kadar asam urat serumnya.

PAGE 1
Anda adalah dokter yang bertugas di klinik rawat jalan umum. Ibu Maemunah, 53 tahun, seorang ibu rumah tangga datang ke klinik Anda dengan seorang kepala desa mengeluh sakit pada lutut kanannya sejak 2 minggu. Sebelum itu, dia menderita sakit ringan di lutut kanannya selama sekitar 3 bulan, tetapi lebih baik setelah dia beristirahat semalam. Dia merasakan kekakuan lutut kanan di pagi hari dan rasa sakit meningkat ketika dia berjalan atau berdiri. Sebelum mengunjungi Anda, dia sudah mengunjungi 3 dokter praktik umum, tetapi tidak ada perbaikan sama sekali. Sekarang, dia tidak bisa berjalan cukup jauh untuk melakukan kegiatan sehari-hari dan dia harus duduk ketika berdoa karena sakit lutut bertambah ketika dia menekuk lututnya. Dia bertanya apakah sakit lututnya terkait dengan kadar asam urat yang tinggi dalam darah.

Instruksi :
● Identifikasi masalah dari Ibu Maemunah
● Tuliskan hipotesis dari tiap masalah
● Informasi lain apa yang mungkin membantu dari kondisi pasien

PAGE 2
Tidak ada kesemutan, mati rasa atau kelemahan di seluruh ekstremitas bawah. Tidak ada rasa sakit yang menyebar di sepanjang kaki. Tidak ada riwayat trauma atau jatuh. Dia sudah menopause selama 3 tahun.

Instruksi :
● Hipotesis apa yang didapat berdasarkan informasi tersebut
● Apa informasi lain yang mungkin membantu kondisi pasien

PAGE 3
Pemeriksaan fisik
Kondisi Umum: Kompos mentis, Berat: 78 kg, Tinggi: 153 cm Tanda Vital
BP: 120/80
mmHg SDM: 64 / m
RR: 24 / m BT: 36.8 0 C

Sendi Lutut Kanan:
Inspeksi: Tidak cacat, tidak bengkak, kemerahan (-)
Palpasi: Nyeri saat ditekan di patela, krepitasi (+)
Manipulasi: Rentang gerakan: Penuh baik dalam aktif & pasif, Nyeri saat bergerak (+), Ketat otot Hamstring (+) Tes grinding femoral (+)

Pemeriksaan kelemahan ligamen:
Tes Drawer : (-)
Tes Varus / Valgus: (-)

Pemeriksaan Laboratorium :
Hb: 13,5 g / dl (Nilai normal: 11,2-14 g / dl)
WBC: 7800 / mm3 (Nilai normal 4,000- 10.000 / mm3)
Ureum: 34 mg / dl (19-43 mg / dl)
Kreatinin: 0,5 mg / dl (0,2-1,2 mg.dl)
Asam Urat: 7,2 mg / dl (Nilai normal 3,5 - 6,5 mg / dl)

Pemeriksaan X-Ray dari Joint Lutut Kanan AP / Lateral
Sendi Lutut Kanan: Rasio jarak Patella ligament & Patella > 1: 1 (Patella altae), Kellgren Lawrence Klasifikasi: OA kelas I

Instruksi :
● Apa masalah Ny. Maemunah sekarang?
● Apa hipotesis Anda berdasarkan informasi ini?
● Apa informasi lebih lanjut yang dapat membantu dari kondisi pasien?

PAGE 4
Dia telah didiagnosis sebagai osteoartritis lutut kanan, obesitas, dan hiperurisemia asimptomatik. Dia disarankan untuk menggunakan compres hangat di lututnya dan mengurangi berat badannya. Dia diresepkan meloxicam 15 mg setiap hari dan diazepam 2 mg sekali sehari pada malam hari selama 5 hari. Dia juga direkomendasikan untuk menjalani program fisioterapi di Departemen PMR, 3 kali seminggu selama 2 minggu dan disarankan untuk melakukan latihan di rumah untuk meningkatkan kekuatan otot paha depan.

Instruksi :
● Apa alasan memberi diazepam?
● Apa itu hiperurisemia asimptomatik? Jelaskan klasifikasi Arthritis!
● Apa fungsi menerapkan kompres hangat dan mengurangi berat badan pada rasa sakit?
● Mengapa dia harus melakukan latihan penguatan Quadriceps?
● Dia sudah mengunjungi tiga dokter, tetapi tidak ada perbaikan. Jika kamu tahu itu para dokter telah melakukan kesalahan, apa yang harus Anda lakukan padanya? Jika Anda membuat kesalahan pada pasien Anda, apa yang harus Anda lakukan?


BAB I

KATA SULIT

1. Osteoathritis lutut
2. Klasifikasi Kellgren & Lawrence
3. Osteoatriris ringan (tingkat I)
4. Presentasi patella altae
5. Hiperurisemia
6. Kadar asam urat
7. Serum asam urat
8. Pain on her right knee
9. Suffered mild pain
10. Knee stiffness
11. Bended her knee


BAB II

PROBLEM

1. Ibu Maemunah, 53 tahun, IRT datang ke klinik mengeluh sakit pada lutut kanannya sejak 2 minggu.
2. Sebelum itu, dia menderita sakit ringan di lutut kanannya selama sekitar 3 bulan, tetapi lebih baik setelah dia beristirahat semalam
3. Merasakan kekakuan lutut kanan di pagi hari dan rasa sakit meningkat ketika dia berjalan atau berdiri
4. Sudah mengunjungi 3 dokter praktik umum, tetapi tidak ada perbaikan sama sekali
5. Skrg tidak bisa berjalan cukup jauh untuk melakukan kegiatan sehari-hari dan harus duduk ketika berdoa karena sakit lutut bertambah ketika dia menekuk lututnya
6. Kaitan sakit lututnya dengan kadar asam urat tinggi
7. Tidak ada kesemutan, mati rasa / kelemahan di seluruh ekstremitas bawah, tidak ada rasa sakit yg menyebar sepanjang kaki
8. Sudah menopause 3 tahun
9. Pemeriksaan fisik: Berat: 78 kg, Tinggi: 153 cm, RR: 24 / m
10. Sendi Lutut Kanan:
Inspeksi: Tidak cacat, tidak bengkak, kemerahan (-)
Palpasi: Nyeri saat ditekan di patela, krepitasi (+)
Manipulasi: Rentang gerakan: Penuh baik dalam aktif & pasif, Nyeri saat bergerak (+), Ketat otot Hamstring (+) Tes grinding femoral (+)
11. Pemeriksaan kelemahan ligamen:
Tes Drawer : (-)
Tes Varus / Valgus: (-)
12. Pemeriksaan Laboratorium :
Ureum: 34 mg / dl (19-43 mg / dl)
Kreatinin: 0,5 mg / dl (0,2-1,2 mg.dl)
Asam Urat: 7,2 mg / dl (Nilai normal 3,5 - 6,5 mg / dl)
13. Pemeriksaan X-Ray dari Joint Lutut Kanan AP / Lateral
Sendi Lutut Kanan: Rasio jarak Patella ligament & Patella > 1: 1 (Patella altae), Kellgren Lawrence Klasifikasi: OA kelas I
14. Dia diresepkan meloxicam 15 mg setiap hari dan diazepam 2 mg sekali sehari pada malam hari selama 5 hari.
15. Dia direkomendasikan fisioterapi, 3 kali seminggu selama 2 minggu dan disarankan untuk melakukan latihan di rumah untuk meningkatkan kekuatan otot paha depan.



BAB III

BRAINSTORMING

1. Keluhan yang berkaitan dengan umur, jenis kelamin, perkerjaan atau aktivitas fisik.
2. Menderita osteoarthritis kronis serangan akut (progresifitas penyakit). Pada malam hari terjadi perengganan pada daerah/area sendi yang mengalami osteoarthritis
3. Karena cairan sendinya berkurang saat istirahat malam hari, timbul rasa rakit karena pergesekan permukaan tulang rawan
4. Karena penanganan/penatalaksanaan penyakit yang kurang tepat
5. Karena dengan ditekuknya maximal yang menyebabkan nyeri sehingga menghambat aktivitas
6. Karena ada penumpukan kristal di lutut
7. Tidak ada gangguan saraf pusat dan juga saraf tepi
8. Pengaruh hormon esterogen dan progesteron yang tidak elastis lagi
9. Terjadi obesitas hingga membuat tekanan pada sendi lututnya semangkin besar, kemungkinan diet berlebih, karena factor obesitas intra abdomen
10. Ada kerusakan lapisan tulang rawan sendi (kartilago artikularis layer)
11. Tidak terdapat rupture ligament krusiatum (cruciate ligament)
12. Ureum dalam batas normal berarti fungsi ginjal dalam batas normal, Hiperurisemia
13. Ada kelainan patella altae, penipisan lapisan tulang rawan
14. Terjadi inflamasi sendi oleh asam urat kemudian diterapi meloxicam
15. Meringankan rasa nyeri akibat kekakuan otot hamstring, Untuk meningkatkan kekuatan otot hamsting


BAB IV

PETA MASALAH

Osteoatrhritis & Gout


Ibu Maemunah, 53 Tahun, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT)



Anamnesis :
Keluhan Utama                                   : Nyeri lutut kanan sejak 2 minggu
Riwayat Penyakit Sekarang                : Tidak ada kesemutan, tidak ada mati rasa,
tidak ada kelemahan pada seluruh
ekstremitas bawah
Riwayat Penyakit Dahulu       : -    Menopause
-          Nyeri ringan pada lutut kanan sejak 3 bulan, membaik saat istirahat.
-          Kekakuan pada lutut kanan di pagi hari.
-          Nyeri bertambah saat berjalan, berdiri, dan menekuk lutut.
-          Sudah pernah ke Dokter 3 kali, tetapi tidak sembuh.



Pemeriksaan Fisik
·         Keadaan Umum
-          Alertness
-          Tinggi Badan 153 cm
-          Berat Badan 78 kg
·         Vital Sign
-          Tekanan Darah : 120/80 mmHg
-          Heart Rate : 64x/menit
-          RR :  24x/menit
-     Suhu Badan  : 36,8 derajat Celcius
·         Right Knee  Joint
-          Inspeksi     : Deformitas (-), swelling (-), redness (-)
-          Palpasi                   : Nyeri saat patella ditekan (+), krepitas (+)
-          Manipulation         : Range of motion : full both in active & passive, nyeri
Saat digerakan (+), kaku pada otot, Hamstring (+),
Femoral, Grinding test (+)
-          Pemeriksaan ligamenlxity : Drawers test (-), varus/valgus (-)



Pemeriksaan Penunjang
-          Pemeriksaan Laboratorium
Hb       : 13,5 g/dL      (N        : 11,2 -14 g/dL)
WBC   :7.800/mm3       (N        : 4.000 – 10.000/mm3)
Ureum : 34 mg/dL      (N        : 19 – 43 mg/dL)
Creatinin : 0,5 mg/dL (N        : 0,2 – 1,2 mg/dL)
Uric acid : 7,2 mg/dL (N        : 3,5 – 6,5 mg/dL)
-          X- Ray examination of right knee joint AP/Lateral
Right Knee Joint                     : Rasio jarak dari patella ligamen & patella >1 :1
(patella  attae), Kellgren
Lawrence Classification          : OA Grade I



Diagnosis
-          Lutut kanan Osteoarthritis
-          Obesitas
-          Asymptomatic hyperuricemia



Terapi
Non Farmakologi
-          Disarankan memakai kompress hangat lututnya
-          Diet
-          Dianjurkan program program fisiologi di PMR Departemen
-          Latihan kekuatan otot paha 3x/minggu sampai 2 minggu.
Farmakologi
-          Meloxicam 15 mg setiap hari
-          Diazepam 2mg 1x sehari saat malam selama 5 hari.


 

BAB V

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Memahami anatomi sendi lutut termasuk pembentukan tulang, kelompok otot dan kinesiologi
2. Memahami patologi osteoathritis lutut
3. Memahami manajemen osteoathritis lutut terkait dengan dasar ilmu pengetahuan
4. Memahami patogenesis artritis gout
5. Memahami metabolisme purin
6. BHP, CRP, PHOP, BMP
7. BHP : Kesalahan pertama


BAB VI

TINJAUAN PUSTAKA

1.
• Proses pembentukan tulang : Proses pembentukan tulang atau osifikasi terjadi pada bagian tengah tulang terlebih dahulu kemudian disusul oleh bagian ujung tulang. Pada bagian tengah tulang terdapat banyak osteosit (sel tulang) yang akan tumbuh sehingga membentuk tulang sejati / tulang kompak. Tulang yang terbentuk pada bagian ini lambat laun akan membentuk rongga sumsum tulang dan akan diisi oleh pembuluh darah pada bagian dalamnya. Pada saat yang sama proses pembentukan tulang juga berlangsung pada bagian ujung tulang / epifisis. Dengan demikian pertumbuhan tulang pada bagian epifisis dan diafisis akan bertemu dan membentuk tulang yang kokoh.
• Kelompok otot :
a. Pelvis
b. Femur
c. Patella

d. Tibia
e. Fibula
f. Kaki : Tarsal, Metacarpal, Phalanges
• Kinesiologi : Gerakan Gerakan manusia manusia yang efesien efesien, efektif efektif dan aman merupakan merupakan gerak yang baik( teknik yang baik). Karena setiap pola gerakan gerakan menggunakan menggunakan energi ( tenaga) yang efesien efesien dalam mencapai mencapai hasil atau sasaran sasaran yang dituju (efektif efektif) serta terhindar terhindar dari cedera dalam melakukan melakukan gerakan gerakan (aman). Misalnya Misalnya seorang seorang pemain bola basket dalam memasukkan memasukkan bola ke ring basket ring basket dengan pola-pola gerak(teknik) yang menggunakan menggunakan energi seminim seminim mungkin mungkin (efesien efesien) dengan hasil bola masuk ke ring basket ( basket (efektif efektif), serta selama melakukan melakukan pola-pola gerak tidak terjadi terjadi cedera (aman).
2. Osteoarthritis berkembang dengan pengaruh dari interaksi beberapa faktor dan hal ini merupakan hasil dari interaksi antara sistemik dan faktor lokal. Penyakit ini merupakan hasil dari beberapa kominasi faktor resiko, diantaranya yaitu usia lanjut, mal alignmen lutut, obesitas, trauma, genetik, ketidak seimbangan proses fisiologis dan peningkatan kepadatan tulang. Bukti bahwa obesitas itu sindrom yang komplek yaitu adannya ketidak normalan aktivasi jalur endokrin dan jalur pro inflamasi yang mengakibatkan perubahan kontrol makanan,ekspansi lemak, dan perubahan metabolik. Selain itu kasus Osteoarthritis juga disebabkan oleh faktor kelainan struktural yang ada di sekitar persendian. Pada kartilago, terdapat kerusakan yang diakibatkan oleh cacat kolagen tipe 2 dan beberapa kondropati lainnya, dimana mutasi akan 11 mempengaruhi protein pada kartilago yang terkait, sehingga menyebabkan osteoarthritis berkembang semakin cepat. Pada struktur ligamen, terdapat kerusakan pada ACL atau cedera gabungan yang melibatkan ligamen ko lateral, sehingga ndapat meningkatkan resiko kehilangan tulang rawan. Kemudian pada struktur meniskus, terdapat ekskrusi meniskus, yaitu kondisi hilangnya tulang rawan yang diakibatkan oleh penyempitan ruang sendi dalam waktu yang lama dan terabaikan, hal tersebut juga merupakan penyebab utama OA. Kemudian pada struktur tulang, terdapat trauma tulang atau predispoisisi yang menyebabkan tekanan menjadi abnormal.
3. 1. Infra Red Rasa yang ditimbul hangat yang ditimbulkan infra red dapat meningkatkan vasodilatasi jaringan superfisial sehingga dapat memperlancar metabolisme dan menyebabkan efek relax pada ujung saraf sensorik. Efek terapeutiknya adalah mengurangi nyeri. (Jagmohan, 2005)
2. Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS) Stimulasi listrik yang diberikan pada serabut saraf akan menghasilkan implus saraf yang berejalan dengan dua arah di sepanjang akson saraf yang bersangkutan, peristiwa ini mengakibatkan terlepasnya materi P dari neuron sensoris yang berujung terjadinya vasedilastasi. (Parjoto, 2006)
3. Free active movement Adalah latihan yang dilakukan secara mandiri. Dimana gerakan yang berasal dari otot itu sendiri yang bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas jaringan (Kisner, 2007).
4. Resissted active movment. Pada latihan ini terjadi kontraksi secara statis dan dinamis dengan tahanan dari luar. Efek yang di dapat dari latihan ini juga ditujukan pada jaringan non kontraktil seperti tulang, tendon, dan ligamen dimana latihan ini memberikan efek berupa pemeliharaan kekuatan tendon dan ligamen (Kisner, 2007).

4. Dalam keadaan normal, kadar asam urat di dalam darah pada pria dewasa kurang dari 7 mg/dl, dan pada wanita kurang dari 6 mg/dl. Apabila konsentrasi asam urat dalam serum lebih besar dari 7 mg/dl dapat menyebabkan penumpukan kristal monosodium urat. Serangan gout tampaknya berhubungan dengan peningkatan atau penurunan secara mendadak kadar asam urat dalam serum. Jika kristal asam urat mengendap dalam sendi, akan terjadi respon inflamasi dan diteruskan dengan terjadinya serangan gout. Dengan adanya serangan yang berulang – ulang, penumpukan kristal monosodium urat yang dinamakan thopi akan mengendap dibagian perifer tubuh seperti ibu jari kaki, tangan dan telinga. Akibat penumpukan Nefrolitiasis urat (batu ginjal) dengan disertai penyakit ginjal kronis.7,8 Penurunan urat serum dapat mencetuskan pelepasan kristal monosodium urat dari depositnya dalam tofi (crystals shedding). Pada beberapa pasien gout atau dengan hiperurisemia asimptomatik kristal urat ditemukan pada sendi metatarsofalangeal dan patella yang sebelumnya tidak pernah mendapat serangan akut. Dengan demikian, gout ataupun pseudogout dapat timbul pada keadaan asimptomatik. Pada penelitian penulis didapat 21% pasien gout dengan asam urat normal. Terdapat peranan temperatur, pH, dan kelarutan urat untuk timbul serangan gout. Menurunnya kelarutan sodium urat pada temperatur lebih rendah pada sendi perifer seperti kaki dan tangan, dapat menjelaskan mengapa kristal monosodium urat diendapkan pada kedua tempat tersebut. Predileksi untuk pengendapan kristal 7 monosodium urat pada metatarsofalangeal-1 (MTP-1) berhubungan juga dengan trauma ringan yang berulang-ulang pada daerah tersebut.
5. Pembentukan asam urat dimulai dengan metabolisme dari DNA dan RNA menjadi adenosine dan guanosine. Adenosine kemudian dimetabolisme menjadi xanthine. Sedangkan guanosine sendiri dimetabolisme menjadi xantine. Xantine hasil metabolisme dari hypoxanthine dan guanosine kemudian dirubah menjadi asam urat dengan bantuan xanthine oxidase. Asam urat akan langsung diekskresi melalui glomerulus.
6. 5 Level of Prevention
1) Health Promotion
- Edukasi tentang penyakit dan faktor resikonya
- Merubah pola makan dan gaya hidup
2) Spesific Protection
- Olahraga teratur (senam lansia/yoga/renang), dan menjaga berat badan.
3) Early Dx & Prompt Th/
- Segera berobat ke dokter
- Terapi yang tepat
4) Disability Limitation
- Fisioterapi
- Diet rendah purin
- Turunkan Berat Badan
5) Rehabilitation
- Melakukan pengamatan tentang faktor resiko osteoarthristis dan hiperuricemia di masyarakat.
- Menyusun program pencegahan berdasarkan temuan yang ada di lapangan.



DAFTAR PUSTAKA

1. Ida Bagus Made Andy Wiraputra, Prof.Dr.dr.Tjokorda Raka Putra,SpPD-KR. Gouth Athritis. 2017
2. Alexandre, T. S., Cerdoiro, R. E., Ramos, L. R. 2009. Factor associated to Quality of Life in Active Elderly. Rev Saude Publica, 43 (4): 613-621.
3. Altay, F., Durmus, D., Canturk, F. 2010. Effects of TENS on Pain, Disabiliy, Quality of Life and Depression in Patients with Knee Osteoarthritis. Turk J Rheumatol, 25: 116-121

Asam Urat



COMMENTS

Nama

Berita Kesehatan,3,Bisnis,8,CARA,12,Chord Lagu,2,Hidup Sehat,21,Ibu Hamil,4,Informasi,22,Jualan,5,Kesehatan,23,Konten Kreator,4,Konten Seru,1,Makalah,2,Motivasi,8,Pemula YouTube,1,Pendapat,11,Penyakit,3,Teknik Game,8,Tutorial Blogging,11,
ltr
item
OTAKUMIS: Laporan Kasus Osteoarthritis dan Gout
Laporan Kasus Osteoarthritis dan Gout
Ibu Maemunah, 53 tahun, seorang ibu rumah tangga, menderita osteoarthritis lutut. Menurut klasifikasi Kellgren & Lawrence, dia hanya menderita osteoartritis ringan (tingkat I) tetapi dia memiliki kecacatan yang lebih parah yang disebabkan oleh presentasi patella altae. Dia memiliki hiperurisemia dalam tes darahnya dan dia ingin tahu apakah rasa sakit itu berkaitan dengan kadar asam urat serumnya.
https://1.bp.blogspot.com/-DT31kEyKpA4/XpFC6XAIbUI/AAAAAAAAA-0/yJPR1eK5pMQAnaGXQZxfjvSsa8NWvlcUACLcBGAsYHQ/s320/Arthritis%2BGout.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-DT31kEyKpA4/XpFC6XAIbUI/AAAAAAAAA-0/yJPR1eK5pMQAnaGXQZxfjvSsa8NWvlcUACLcBGAsYHQ/s72-c/Arthritis%2BGout.jpg
OTAKUMIS
https://www.otakumis.com/2020/04/laporan-kasus-osteoarthritis-dan-gout.html
https://www.otakumis.com/
https://www.otakumis.com/
https://www.otakumis.com/2020/04/laporan-kasus-osteoarthritis-dan-gout.html
true
1678029663612757951
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy